Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2014

'Full House', Rumah Impian Kami

Sejak menikah di tahun 2008, saya dan suami tidak tinggal serumah dengan orang tua sebagaimana lazimnya pasangan baru menikah di Aceh.  Begitu selesai prosesi nikahan di kampung kami di Aceh Selatan, kami kembali ke kota Banda Aceh. Ya, Tuhan menjodohkan saya dengan lelaki yang berasal dari daerah yang sama di Aceh dan sama-sama memiliki aktivitas di kota Banda Aceh. Saya saat itu sedang mengambil kepaniteraan klinik keperawatan di salah satu rumah sakit umum di Banda Aceh, jadi dengan tergesa-gesa selepas semua acara, kami langsung kembali ke Banda Aceh. Kembali ke Banda Aceh, kembali ke aktifitas kami masing-masing.  Kami memulai hidup baru sebagai sepasang suami istri benar-benar dari nol. Sehabis lamaran sampai nikahan, lalu mengontrak sebuah mungil, membeli peralatan rumah dan peralatan memasak seadanya, suami hanya menyisakan sedikit uang. Sementara saya sama sekali tidak punya tabungan. Suami saya bukan seorang PNS, juga bukan pegawai  atau karyawan tetap se...